SESAL
Bara masih mengepul
debu dosa di altar pesakitan
beterbangan berupa sayap-sayap
Jibril menabur takdir
2002
RINDU MENGERUCUT
Pada tikungan-tikungan jalan
sudah kutabur lelaku
antara cinta basa-basi dan nurani
yang tercatat di selokan-selokan
lalu bersitatap serupa marka jalan itu
diam tanpa makna
Rindu mengerucut ubun-ubun
seperti kampung-kampung di pusaran masaku
menindihhimpitkan rasa di arteri
yang mengalir
sepanjang kesat percik-percik wangi
masa kecil
2002
MENUNGGU
Sunyi tiba
malam serupa rambut bidadari
menjilati sisa kecantikan bulan
Dapatkah aku menerjemahkan
cintamu hingga nyaris tak terbatas








