25 Maret 2011

Sajak-sajak Jen Kelana : Rindu


SESAL

Bara masih mengepul
debu dosa di altar pesakitan
beterbangan berupa sayap-sayap
Jibril menabur takdir

           2002


RINDU MENGERUCUT

Pada tikungan-tikungan jalan
sudah kutabur lelaku
antara cinta basa-basi dan nurani
yang tercatat di selokan-selokan
lalu bersitatap serupa marka jalan itu
diam tanpa makna

Rindu mengerucut ubun-ubun
seperti kampung-kampung di pusaran masaku
menindihhimpitkan rasa di arteri
yang mengalir
sepanjang kesat percik-percik wangi
masa kecil


            2002


MENUNGGU

Sunyi tiba
malam serupa rambut bidadari
menjilati sisa kecantikan bulan
Dapatkah aku menerjemahkan
cintamu hingga nyaris tak terbatas

Kembali lagi ke atas